Ferrari 849 Testarossa Mengaspal di Indonesia, Monster PHEV Sang Penerus Takhta SF90 Stradale
Hypercar Plug-in Hybrid Bertenaga 1.050 HP, Padukan Nilai Historis 500 TR dengan Teknologi Mutakhir Maranello
JAKARTA, Carvaganza - Ferrari Jakarta memperkenalkan Ferrari 849 Testarossa. Sebuah plug-in hybrid super sports berlinetta penerus SF90 Stradale. Bagi mereka yang paham sejarah, mobil ini jelas istimewa. Karena menyandang nama sakral "Testa Rossa", yang berarti 'Kepala Merah'. Dan mengakar kuat dengan mobil balap legendaris 500 TR tahun 1956 dengan penutup katup mesinnya yang khas. Serta menjadi ikon budaya pop dunia lewat Testarossa lansiran 1984, terkenal di serial Miami Vice. Kini, nama besar tersebut lahir kembali di era modern, siap dimiliki para “Sultan” Indonesia dengan performa yang jauh melampaui batas imajinasi.
KEY TAKEAWAYS
Dari mana inspirasi historis di balik penamaan kata "Testarossa" pada model terbaru ini berasal?
Namanya mengakar kuat dari mobil balap legendaris Ferrari 500 TR lansiran 1956 yang ikonik dengan penutup katup mesin berwarna merah (Testa Rossa), serta mobil ikonik budaya populer Testarossa era 1984 dari serial film Miami ViceSeberapa jauh mobil ini dapat melaju murni menggunakan tenaga listrik dan apa nama modenya?
Melalui mode eDrive, mobil dapat melaju senyap tanpa polusi emisi sejauh 25 kilometer murni mengandalkan pasokan daya dari baterai lithium-ion berkapasitas 7,45 kWhSenyap di Keramaian, Siap Melesat di Sirkuit
Sangat menarik jika membedah apa yang ada di balik kap mesinnya. Ferrari 849 Testarossa memuntahkan total tenaga gabungan yang luar biasa masif: 1.050 hp! Angka ini memecahkan rekor sebagai mobil produksi jalan raya terkuat Ferrari saat ini.
Tenaga monster ini lahir dari perkawinan dua teknologi powertrain karya Maranello. Mesin ICE berupa V8 Twin-Turbo dengan tenaga 830 cv (819 hp). Jantung mekanis bensin tradisional yang telah dirancang ulang total dengan turbo terbesar yang pernah dipasang di mobil produksi Ferrari.
Foto: Ferrari
Lalu dikombinasikan tiga motor listrik penghasil 220 cv (217 hp). Dua motor listrik diletakkan di roda depan untuk sistem penggerak empat roda (AWD), dan satu motor MGU-K berteknologi Formula 1 terpasang di poros belakang.
Kolaborasi ini menghasilkan performa yang bikin merinding. Akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam tuntas dalam waktu kurang dari 2,3 detik! Terus melesat hingga 200 km/jam dalam hitungan 6,3 detik. Angka-angka itu bisa terwujud berkat kalkulasi matang menciptakan power-to-weight ratio terbaik, yaitu 1,5 kg/cv.
Hebatnya lagi, mobil ini punya mode eDrive. Jika aktif, mesin V8-nya akan tertidur sementara dan mobil bisa melaju murni menggunakan daya baterai lithium-ion 7,45 kWh sejauh 25 km. Fitur ini sangat berguna bagi konsumen Indonesia untuk berselancar senyap tanpa polusi suara saat keluar dari kompleks perumahan elite di pagi hari. Atau saat terjebak kemacetan stop-and-go di jalur protokol Jakarta.
Desain Retro-Futuristik
Secara visual, Ferrari 849 Testarossa adalah sebuah karya seni yang akan mendominasi setiap berkumpul bersama supercar lain. Desain eksteriornya mengambil inspirasi tajam dari mobil balap Sports Prototypes era 1970-an. Lekukannya geometris, tegas, sekaligus sangat futuristik.
Foto: Ferrari
Baca Juga: Harganya Rp10,5 Miliar, 88 Unit Pertama Ferrari Luce EV Langsung Ludes Terjual di Tiongkok
Namun, estetika menawan ini tidak mengorbankan fungsi. Ferrari merancang arsitektur twin-tail yang agresif di sektor buritan bersama dengan active rear spoiler. Komputer mobil bisa mengubah sudut sayap dalam waktu kurang dari sedetik untuk menyesuaikan gaya berkendara. Hasilnya? menghasilkan gaya tekan ke bawah (downforce) sebesar 415 kg pada kecepatan 250 km/jam. Artinya, semakin kencang Anda memacu mobil ini, semakin kuat pula ia "terisap" menempel ke aspal, memberikan stabilitas maksimal yang sangat meyakinkan.
Otak Digital "FIVE" yang Menjinakkan Aspal
Menjinakkan tenaga di atas seribu tenaga kuda tentu bukan perkara mudah. Terutama dengan karakter jalanan di Indonesia yang dinamis. Beruntung, Ferrari menyematkan teknologi mutakhir bernama FIVE (Ferrari Integrated Vehicle Estimator).
Foto: Ferrari
Secara sederhana, FIVE bertindak sebagai "kembaran digital" di dalam otak komputer mobil. Sistem membaca kecepatan, sudut setir, dan pergerakan mobil secara real-time untuk memprediksi serta mengatur cengkeraman ban sepresisi mungkin. Dipadukan dengan sistem rem ABS Evo terbaru, mobil ini akan membuat pengemudinya merasa memiliki kemampuan handling layaknya pembalap profesional, bahkan saat melibas tikungan tajam.
Meski dijejali sistem hybrid mutakhir dengan tiga motor listrik dan baterai, para insinyur di Maranello sukses melakukan diet ketat. Bobot kering mobil ini berhasil dipertahankan di angka 1.570 kg—sama persis dengan SF90 Stradale. Tenaga melonjak drastis, tetapi bobot tidak bertambah.
Paket Balap Assetto Fiorano
Beralih ke sektor kokpit, interior 849 Testarossa menawarkan kenyamanan dan tata letak yang lebih ergonomis. Desain dasbor horizontal berpadu apik dengan motif layar arsitektural di area konsol tengah yang terinspirasi dari layout model F80. Setir kemudi baru tetap mempertahankan tombol mekanis fungsional, termasuk tombol Engine Start merah yang ikonik. Urusan konektivitas di dalam kabin sudah terintegrasi penuh dengan Apple CarPlay, Android Auto, pengisian daya nirkabel, serta dukungan fitur pemantauan jarak jauh via aplikasi MyFerrari Connect.
Bagi konsumen yang menginginkan kalibrasi performa sirkuit yang lebih radikal, Ferrari menyediakan paket opsional bertajuk Assetto Fiorano. Spesifikasi khusus ini berhasil memangkas bobot total mobil sebanyak 30 kg berkat penggunaan ekstensif komponen serat karbon dan titanium, termasuk penggunaan velg karbon 20 inci dan jok tubular berbalut Alcantara. Varian ini didukung peredam kejut Multimatic yang lebih kaku, pegas yang lebih ringan 35%, serta sayap belakang khusus berkemiringan tinggi untuk mendongkrak daya tekan vertikal di sirkuit. (ANINDIYO PRADHONO)
Baca Juga: Ferrari Amalfi: Penerus Roma yang Lahir untuk Dikendarai Harian
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil Ferrari Pilihan
- Popular
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature