Xpeng Manfaatkan AI Untuk Maksimalkan Kenyamanan di G7 EREV
Xpeng mengklaim sistem AI mampu menekan getaran dari mesin konvensional hingga 50 persen dalam kondisi tertentu.
GUANGZHOU, Carvaganza - Xpeng kembali membuka detail teknis G7 EREV jelang peluncurannya. SUV hybrid dengan konsep extended range ini mendapatkan penguatan pada teknologi reduksi kebisingan dan getaran. Elemen yang menjadi tantangan bagi kendaraan EREV, guna memastikan kenyamanan tercapai maksimal.
KEY TAKEAWAYS
Apa keunggulan utama Xpeng G7 EREV?
Keunggulan utamanya terletak pada teknologi peredaman kebisingan dan getaran berbasis AI, yang membuat karakter berkendaranya mendekati mobil listrik murni.Berapa jarak tempuh Xpeng G7 EREV?
Total jarak tempuh diklaim mencapai 1.704 km, berkat kombinasi baterai 55,8 kWh dan tangki bensin 60 liter.Pabrikan asal Cina itu pun menerapkan sistem kontrol berbasis kepintaran buatan (AI). Di mana ia diklaim dapat menekan getaran dari jantung mekanis konvensional hingga 50 persen dalam kondisi tertentu. Pendekatan tersebut sekaligus bertujuan agar kendaraan EREV semakin dekat karakternya dengan mobil listrik murni.
Sebagai standar di seluruh varian, G7 EREV dilengkapi kombinasi electronic noise cancellation (ENC) dan road noise cancellation (RNC). ENC difokuskan untuk meredam suara yang dihasilkan komponen kendaraan, termasuk unit range extender. Sementara RNC bekerja mengurangi kebisingan eksternal dari permukaan jalan dan ban.
Foto: Carnews China
Kedua sistem tersebut terintegrasi dengan kontrol getaran berbasis AI. Saat range extender mulai bekerja, sistem akan menyesuaikan pola operasinya agar perpindahan dari mode listrik ke extended-range berlangsung halus, tanpa lonjakan suara atau getaran yang mengganggu kenyamanan pengemudi dan penumpang.
Baca Juga: Jadi Merek Terlaris ke-9 di Indonesia, Chery Optimis Sambut 2026
Lebih lanjut, AI juga mengatur manajemen energi kendaraan, sehingga memastikan dapur mekanis konvensional hanya aktif pada kondisi paling optimal. Dengan demikian, operasi mesin dapat tetap senyap dalam sebagian besar skenario penggunaan harian.
Di samping solusi elektronik, G7 EREV mengandalkan peredaman fisik. Lebih dari 90 persen area utama kendaraan dilapisi material penyerap suara. Optimalisasi juga dilakukan pada perangkat keras range extender itu sendiri. Klaimnya tingkat kebisingan bawaan unit telah ditekan sebesar 10 persen, bahkan sebelum sistem AI dan ENC membantu.
Foto: Carnews China
Sebagai informasi, G7 EREV merupakan SUV pertama dalam lini Kunpeng extended-range electric milik Xpeng. Model ini mengusung motor listrik yang mengeluarkan tenaga 218 kW atau 292,3 hp. Ia dipadukan baterai 55,8 kWh dengan daya jelajah 430 km.
Untuk mesin pembakaran disokong tangki berkapasitas 60 liter dengan minimum bensin berspesifikasi RON 92. Total jarak tempuh mobil mencapai 1.704 km, ini tentunya menjanjikan sebagai mobil yang tak hanya mendukung keseharian, tapi juga petualangan jauh.
Lantas berapa banderolnya? Xpeng sayangnya belum mengumumkan dengan waktu peluncuran yang semakin dekat. Sebagai pembanding harga, Xpeng G7 listrik murni saat ini dipasarkan di kisaran 195.800 hingga 225.800 yuan atau Rp470 jutaan sampai Rp542 jutaan. Rencananya setelah dirilis di Cina, besoknya debut di pasar Eropa dilangsungkan.
Foto: Carnews China
Indonesia sendiri harusnya memiliki potensi kedatangan G7 EREV. Mengingat segmen hybrid saat ini terus mengalami perkembangan di Tanah Air. Mengingat ia dapat menjadi jembatan bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan, tapi belum yakin untuk terjun langsung ke model BEV.
(MUHAMMAD HAFID / WH)
Baca Juga: BYD Bocorkan Spesifikasi Seal 07, Segera Meluncur Tahun Ini
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil XPENG Pilihan
- Latest
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review