Punya VinFast MPV 7 Bisa Hemat Duit Puluhan Juta, Begini Cara Kalkulasinya
VinFast menyediakan kalkulator Total Cost of Ownership sehingga pelanggan gampang menghitung biaya yang perlu dikeluarkan.
JAKARTA, Carvaganza - Sekarang ini, punya mobil bukan hanya dihitung soal efisiensi bahan bakar, power dan kecepatan yang dihhasilkan. Yang perlu dihitung juga adalah Total Cost of Ownership (TCO) kendaraan tersebut dalam jangka panjang karena hal itu akan berdampak terhadap kondisi finansial pemiliknya.
KEY TAKEAWAYS
Apa saja yang dihitung dalam Kalkulator TCO VinFast?
Perhitungan mencakup sejumlah komponen biaya, seperti cicilan, energi atau bahan bakar, perawatan, jarak tempuh, serta periode kepemilikan kendaraan.Berapa potensi penghematan MPV 7 listrik dalam simulasi VinFast?
Dalam simulasi dengan jarak tempuh 2.000 km per bulan selama lima tahun, MPV 7 listrik dengan skema battery subscription memiliki estimasi total biaya kepemilikan Rp369.093.900.Berapa potensi penghematan jika menggunakan mobil listrik VinFast VF MPV 7?
Berdasarkan simulasi tersebut, terdapat selisih biaya sekitar Rp97.906.100 atau potensi penghematan sekitar 21 persen selama lima tahun.VinFast telah menghadirkan Kalkulator Total Cost of Ownership (TCO) untuk membantu konsumen menghitung biaya kepemilikan kendaraan secara lebih menyeluruh. Perangkat berbasis web ini memungkinkan pengguna membandingkan biaya memiliki mobil listrik dengan kendaraan berbahan bakar bensin dalam periode tertentu.
Perhitungan TCO tidak hanya mempertimbangkan harga kendaraan. Biaya cicilan, energi, bahan bakar, perawatan, jarak tempuh, serta lama kepemilikan turut diperhitungkan. Dengan begitu, konsumen dapat memperoleh gambaran mengenai total pengeluaran selama menggunakan kendaraan.
Baca juga: Berkunjung ke Pabrik Utama VinFast di Vietnam dan Melihat Ambisi Besar ke Pasar Indonesia
Penyerahan VinFast VF 3 kepada konsumen.
Apa itu Kalkulator TCO VinFast?
Kalkulator TCO VinFast merupakan perangkat digital yang dirancang untuk memberikan simulasi biaya kepemilikan mobil berdasarkan kebutuhan masing-masing pengguna.
Konsumen dapat memasukkan sejumlah informasi, seperti model kendaraan, jarak tempuh setiap bulan, skema kepemilikan baterai, dan periode kepemilikan. Sistem kemudian menghitung proyeksi biaya secara otomatis.
Hasil simulasi mencakup estimasi cicilan dan biaya energi bulanan, sekaligus total biaya kepemilikan selama periode yang dipilih. Pengguna juga dapat membandingkan hasil tersebut dengan mobil bensin sekelas maupun kendaraan listrik dari merek lain.
Baca juga: Investasi Ratusan Triliun Toyota Indonesia Serap 360 Ribu Tenaga Kerja dan Dorong Elektrifikasi
VinFast VF MPV 7 di Kunstring Paleis, Jakarta. Foto: OTO Group/Chybil
Biaya kepemilikan mobil tidak hanya harga beli
Harga pembelian sering menjadi salah satu pertimbangan utama ketika konsumen memilih kendaraan. Namun, harga awal tidak selalu menggambarkan total pengeluaran selama masa kepemilikan.
Biaya bahan bakar atau energi, perawatan, cicilan, hingga kebutuhan lainnya ikut menentukan biaya kendaraan dalam jangka panjang.
Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa konsep Total Cost of Ownership (TCO) semakin relevan. Kendaraan dengan harga awal lebih tinggi belum tentu memiliki biaya kepemilikan yang lebih mahal.
Pada mobil listrik, misalnya, biaya energi dan operasional yang lebih rendah berpotensi mengurangi total pengeluaran selama kendaraan digunakan. Besarnya penghematan tetap bergantung pada jarak tempuh, pola penggunaan, dan lama kepemilikan.
Baca juga: VinFast VF 3 Raih Best Newcomer Electric Car dari Carvaganza 2025 dan Borong Piala APAC Effie
Kabin depan VinFast VF MPV 7. Foto: OTO Group/Chybil
VinFast VF MPV 7 bisa hemat biaya hampir Rp98 Juta
Sebagai gambaran, konsumen Indonesia dapat memilih mobil listrik MPV 7 dengan battery subscription. Simulasi menggunakan jarak tempuh 2.000 km setiap bulan selama lima tahun. Hasilnya menunjukkan estimasi total biaya kepemilikan sebesar Rp369.093.900. Angka itu dihitung berdasarkan asumsi penggunaan dalam kalkulator VinFast.
Nah sebagai pembanding, kendaraan bensin sekelas diperkirakan membutuhkan Rp467 juta. Selisih biaya mencapai Rp97.906.100 selama periode lima tahun. Dengan perhitungan itu, potensi penghematan mencapai sekitar 21 persen. Besarnya angka tentu dapat berubah mengikuti pola penggunaan setiap konsumen.
Lalu, kalkulator TCO tidak sebatas menjadi perangkat pemasaran produk. VinFast menempatkannya sebagai alat bantu perencanaan keuangan kendaraan. Rumah tangga dapat memperkirakan biaya transportasi sebelum membeli mobil. Pengguna komuter maupun konsumen komersial juga dapat memanfaatkan simulasi ini.
Konsumen bisa membuat simulasi sesuai kebutuhan
Salah satu keunggulan Kalkulator TCO adalah konsumen dapat menguji berbagai skenario sebelum membeli kendaraan. Pengguna dapat menyesuaikan jarak tempuh bulanan dan periode kepemilikan untuk melihat bagaimana perubahan pola penggunaan memengaruhi total biaya. Dengan cara ini, konsumen tidak hanya melihat harga beli, tetapi juga dapat memperkirakan pengeluaran selama kendaraan digunakan.
Simulasi tersebut juga dapat membantu rumah tangga maupun pengguna kendaraan untuk menyusun anggaran transportasi dalam jangka panjang.
Baca juga: Berkunjung Ke Pabrik VinFast; Megah, Serba Otomatis dan Robotik
VinFast VF MPV 7 yang beredar di Indonesia. Foto: VinFast Indonesia.
TCO jadi pertimbangan penting dalam memilih mobil listrik
Seiring meningkatnya pilihan kendaraan listrik, informasi mengenai biaya kepemilikan menjadi semakin penting. Harga pembelian awal masih menjadi salah satu pertimbangan konsumen, tetapi biaya energi dan operasional juga dapat memengaruhi nilai kendaraan dalam jangka panjang.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa cara informasi biaya disampaikan dapat memengaruhi pertimbangan konsumen. Informasi mengenai penghematan bahan bakar selama beberapa tahun tidak selalu memberikan gambaran yang lengkap. Sebaliknya, pendekatan TCO memberikan perspektif yang lebih menyeluruh karena memperhitungkan berbagai komponen pengeluaran.
Temuan Deloitte 2026 Global Automotive Consumer Study juga menunjukkan bahwa biaya operasional masih menjadi perhatian konsumen. Sebanyak 52 persen konsumen di Amerika Serikat menyebut biaya bahan bakar sebagai salah satu motivasi utama, sedangkan 40 persen masih mengkhawatirkan total biaya kendaraan.
Baca juga: Ini Cara VinFast Bikin Nyaman Pemiliknya, Termasuk Jamin Harga Jual Kembali
Kabin VinFast VF MPV 7. Foto: OTO Group/Chybil
Kalkulator TCO bantu konsumen mengukur biaya mobil
Kalkulator TCO memberikan alternatif bagi konsumen untuk menghitung biaya kepemilikan kendaraan berdasarkan kondisi penggunaan masing-masing.
Dengan simulasi tersebut, potensi penghematan mobil listrik tidak hanya disampaikan dalam bentuk klaim umum. Konsumen dapat melihat estimasi biaya berdasarkan jarak tempuh dan periode kepemilikan yang dipilih.
Pada akhirnya, keputusan membeli kendaraan tetap dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari harga, performa, fitur, jarak tempuh, hingga kebutuhan penggunaan. Namun, biaya kepemilikan mobil dalam jangka panjang menjadi aspek yang tidak kalah penting untuk diperhitungkan.
Bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan mobil listrik, pendekatan TCO dapat menjadi salah satu alat bantu untuk mengetahui apakah kendaraan yang dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. (ANJAR LEKSANA/EK)
Baca juga: Tepati Komitmen, VinFast Bangun Pabrik Mobil Listrik Di Subang
Baca juga: Begini Alasan Kenapa Ada VinFast, Produsen Mobil Pertama Asal Vietnam
Pelajari lebih lanjut tentang VinFast VF MPV 7
Mobil VinFast Lainnya
Don't Miss
Featured Articles
- Latest
- Popular
Artikel yang mungkin menarik untuk Anda
Mobil VinFast Pilihan
- Latest
- Popular
Pilihan mobil untuk Anda
Updates
New cars
Drives
Review
Video
Hot Topics
Interview
Modification
Features
Community
Gear Up
Artikel Mobil dari Oto
- Berita
- Artikel Feature
- Road Test
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza