COO BAIC: Kami Akan Masukkan BJ40 Pro Tahun Depan dan BJ Series Lainnya

BAIC Indonesia selaku APM semakin serius menggarap pasar di Indonesia. Ditandai dengan booth GIIAS yang semakin bagus dan kehadiran model baru.

BAIC BJ30

JAKARTA, Carvaganza - Pria yang selalu tampil dandy ini sudah lebih dari 22 tahun malang melintang di dunia otomotif. Umumnya berkarier di brand mobil premium. Mulai dari Mercedes-Benz sampai dengan Bentley. Dikenal bertangan dingin dalam menangani setiap brand yang Ia pegang.

KEY TAKEAWAYS

  • Apa mobil baru yang diluncurkan oleh BAIC Indonesia di GIIAS 2025?

    Adalah BAIC BJ30 hybrid.
  • Berapa model BJ Series yang telah dipasarkan BAIC di Indonesia?

    Dua model yaitu BJ40 Plus dan BJ30.
  • Di sela-sela kesibukannya di GIIAS 2025, kami mengadakan interview khusus dengan Dhani Yahya selaku COO PT JIO Distribusi Indonesia sebagai APM BAIC tentang perkembangan bisnis brand tersebut di sini.

    Apa tujuan dari kehadiran BAIC Indonesia di GIIAS 2025?

    Ada dua tujuan. Sebagai brand yang baru diperkenalkan setahun lalu, tentunya kita menginginkan awareness untuk brand dan produk-produk kita yang dipasarkan di Indonesia. Yang kedua adalah, selain memperkenalkan dan memperkuat awareness, kami juga mengharapkan angka penjualan dari keikutsertaan kita di sini.

    Dhani Yahya, COO PT JIO Distribusi Indonesia Dhani Yahya, COO PT JIO Distribusi Indonesia. Foto: OTO Group/Edi Weente

     

    Jadi secara aspek branding tentunya kita ingin ada feasibility brand kita ikut dalam pameran akbar otomotif ini. Kami ingin melihat bagaimana animo masyarakat terhadap BAIC dan performance brand kami di ajang ini.

    Kalau kami bandingkan dengan tahun lalu, perbedaan dari visitors, leads, dan sales order yang didapatkan sampai hari ini sudah dua kali lipat. Padahal pameran baru berjalan 6 hari.

    Baik tampaknya sangat serius di GIIAS 2025, sebagai keikutsertaannya yang kedua kali. Terlihat dari booth yang lebih besar dan desainnya yang sangat proper.

    Meskipun kita baru punya dua line-up produk yang telah berjalan dan ditambah ada satu model baru yang kita luncurkan yakni BJ30 hybrid di sini, space yang kita pakai di GIIAS tahun ini memang lebih besar dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Perlu diketahui bahwa BJ30 merupakan model hybrid pertama kami yang dipasarkan di Indonesia.

    Dalam hal desain kami memikirkannya secara matang agar memberikan aspek emosional yang tinggi terhadap pengunjung dan konsumen. Jadi kita harus menunjukkan brand positioning kita agar booth kita pun similar dengan DNA yang ditawarkan oleh BAIC.

    Untuk booth, kita melihatnya bukan hanya dari sudut pandang functional, tetapi juga estetika dan juga bagaimana bisa mengakomodir kenyamanan pengunjung pada saat mereka mendapatkan informasi maupun melakukan transaksi di booth kami.

    Dhani Yahya, COO PT JIO Distribusi Indonesia Foto: OTO Group/Edi Weente

    Di GIIAS ini, BAIC meluncurkan BJ30 dan kita ketahui sudah punya BJ40 sebagai existing model. Bagaimana positioning kedua model itu?

    Mungkin saya bicara sedikit mengenai positioning secara total. Di BAIC itu kita mengenal yang namanya off-road series atau DNA Series melalui model BJ. Yang sudah kita masukkan adalah BJ40 Plus pada tahun lalu. Merupakan kendaraan yang memiliki desain klasik khas real SUV dengan bentuk bodi boxy (kotak). Bisa mengakomodir unique selling proposition untuk serius off-road. Jadi yang ingin merasakan pengalaman off-road yang serius, dapat menggunakan BJ40 Plus.

    Sedangkan untuk BJ30 yang baru saja kami luncurkan di sini, merupakan kendaraan yang heavy-nya lebih ke overland. Artinya, kendaraan ini tidak seserius BJ40 dalam hal kemampuan off-roadnya.

    BJ30 adalah kendaraan hybrid dengan dua varian penggerak yakni AWD dan FWD. Positioningnya berbeda. Yang BJ30 untuk daily activities, family, traveling, untuk konsumen yang senang kemping, tapi bukan serius off-road. Untuk yang serius off-road diserahkan ke BJ40.

    Baca juga: BAIC Awasi Perakitan BJ40 Plus di Indonesia, Kirim Tim Ahli ke Pabrik Purwakarta

    Produksi Lokal BAIC BJ40 Plus Produksi Lokal BAIC BJ40 Plus. Foto: OTO Group/ Anjar Leksana

     

    Apakah Anda akan membawa kelanjutan dari BJ Series ini ke Indonesia? Artinya model lain dari BJ Series.

    Pada tahun depan kami akan membawa BJ40 Pro. Nah ini juga berbeda, lebih modern, dimensinya lebih besar dari BJ40 yang eksis sekarang. Positioning-nya meskipun sama dengan BJ40 yang existing, tapi yang satu klasik bisa dicopot roofnya, yang satunya lebih modern. Pada tahun depan juga kita akan membawa BJ80 Plug-in Hybrid (PHEV). Jadi serial BJ ini akan kita bawa yang merupakan DNA mobil untuk berpetualang.

    Kita juga memiliki BJ Series lainnya yakni BJ 20 dan BJ 10 yang dimensinya berbeda dengan BJ30 dan insyaallah kami rencananya ingin bawa ke sini. Plannya akan kami bawa pada tahun 2027 mendatang. Nah BJ20 dan BJ10 itu merupakan small compact SUV dengan DNA off-road.

    Nah semua model-model ini kan harus ditunjang oleh after sales service yang baik dan berkualitas? Bagaimana dengan after sales servicenya?

    Tentunya layanan standar kita adalah lima tahun warranty dan kilometer sampai 150.000. Mana yang tercapai lebih dulu. Untuk free service maintenance berbeda. Untuk BJ40 Plus ini 4 tahun atau 80.000 km, mana yang tercapai lebih dulu. Untuk BJ30 adalah 4,5 tahun atau 45.000 km, mana yang tercapai duluan.

    So far, dalam setahun terakhir ini menurut data dari workshop kami, dalam hal penyediaan spare parts, service level agreement kita adalah di atas 90 persen. Dan dalam satu tahun terakhir ini, kita berada diangka 92 persen. Artinya, 92 persen customer yang datang ke dealer kami, spare partnya tersedia. Jadi hanya 8 persen untuk yang misalnya kasus warranty. Untuk body partsnya pun kita tersedia.

    Dhani Yahya, COO PT JIO Distribusi Indonesia Foto: OTO Group/Edi Weente

     

    Sekarang ini, BAIC Indonesia memiliki berapa jaringan dealer di seluruh Indonesia?

    Jaringan dealer kita ada 12, ada yang 3S dan ada yang 1S atau hanya sales saja. Sampai akhir tahun ini mudah-mudahan kita mencapai target 25 dealership di seluruh Indonesia. Memang umumnya di Jabodetabek, tapi kita sudah mencakup seluruh Pulau Jawa. Kita juga akan buka di Semarang dan Yogyakarta, di mana sekarang ini sedang pembangunan. Kita juga akan membangun di Pulau Sumatera.

    Bagaimana pandangan Anda terhadap pasar mobil di Indonesia, terutama pasar mobil hybrid, karena BAIC sudah punya line-up hybrid di sini?

    Kalau kita melihat pertumbuhan mobil elektrifikasi pada tahun lalu, yang penjualannya terbanyak adalah hybrid baik yang HEV (hybrid electric vehicle) maupun yang plug-in hybrid (PHEV). Kami melihat bahwa mobil hybrid merupakan solusi yang pintar buat konsumen. Jadi mobil ini bisa menjadi mobil pertama mereka.

    Artinya, produk hybrid kami yaitu BJ30 bisa menjadi mobil pertama bagi Masyarakat Indonesia dan bisa menjadi kendaraan andalan sehari-hari. Baik untuk kegiatan ngantor, traveling bersama keluarga dan rutinitas harian maupun weekend lainnya. Mereka tidak perlu memiliki range anxiety untuk melakukan pengecasan. Sehingga mereka tidak perlu repot-repot beradaptasi lebih jauh dibandingkan dengan memakai mobil listrik murni.

    Jadi saya merasa yakin bahwa pasar mobil hybrid akan tumbuh lebih besar. Pasalnya itu tadi tak perlu ada range anxiety, lebih ramah lingkungan, performa mobil bagus dan tentunya lebih efisien bahan bakar dibandingkan dengan mobil ICE. (EKA ZULKARNAIN)

    Baca juga: GIIAS 2025: BAIC BJ30 Meluncur, Pilihan Baru SUV Hybrid Berkemampuan Off-road

    Pelajari lebih lanjut tentang BAIC BJ30

    • Tampak Depan Bawah BAIC BJ30
    • Tampak belakang serong BJ30
    • Tampak Grille BJ30
    • Lampu depan BJ30
    • Pelek BJ30
    • Tampak depan medium BAIC BJ30
    • Tampak depan BJ30, tilted
    BAIC BJ30
    Rp 499 - 575 Juta Cicilan mulai dari : Rp 11,39 Juta

    Mobil BAIC Lainnya

    • BAIC BJ30
      BAIC BJ30
    • BAIC X55 II
      BAIC X55 II
    • BAIC BJ40 Plus
      BAIC BJ40 Plus

    Featured Articles

    Read All

    Artikel yang mungkin menarik untuk Anda

    Mobil BAIC Pilihan

    • Upcoming

    Pilihan mobil untuk Anda

    • Toyota Fortuner
      Toyota Fortuner
      Rp 583,7 - 788,3 Juta
      • Diesel
      • SUV
      • 2393 cc
      • Manual, Otomatis
    • Suzuki Jimny
      Suzuki Jimny
      Rp 456,8 - 473,5 Juta
      • Petrol
      • SUV
      • 1462 cc
      • Manual, Otomatis
    • Nissan X Trail
      Nissan X Trail
      Rp 576 Juta
      • Petrol
      • SUV
      • 2488 cc
      • CVT
    • Mazda CX-30
      Mazda CX-30
      Rp 585,5 Juta
      • Petrol
      • SUV
      • 1998 cc
      • Otomatis
    • MG HS
      MG HS
      Rp 460,8 - 558,8 Juta
      • Petrol
      • SUV
      • 1490 cc
      • Dual Clutch

    Updates

    Artikel lainnya

    New cars

    Artikel lainnya

    Drives

    Artikel lainnya

    Review

    Artikel lainnya

    Video

    Artikel lainnya

    Hot Topics

    Artikel lainnya

    Interview

    Artikel lainnya

    Modification

    Artikel lainnya

    Features

    Artikel lainnya

    Community

    Artikel lainnya

    Gear Up

    Artikel lainnya

    Artikel Mobil dari Oto

    • Berita
    • Artikel Feature

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza